Kenali Jenis Hamanya sebelum Basmi Rayap

Kenali Jenis Hamanya sebelum Basmi Rayap

Kenali Jenis Hamanya sebelum Basmi Rayap

Setiap hama yang menyerang perabotan rumah atau peralatan lainnya nyatanya memiliki ciri-ciri tersendiri. Hal ini tentunya membuat cara penangannya juga menjadi tidak sama. Begitu pun pada bagaimana langkah dalam basmi rayap. Harapannya agar benar-benar efektif dan berhasil tuntas.

Jenis Rayap Kayu Kering, Kayu Basah dan Tanah

Perlu Anda ketahui bahwa rayap dibedakan menjadi tiga jenis yakni kering, basah dan juga tanah. Ketiganya ini memiliki perbedaan khususnyadalam hal habitat dan kondisi sarangnya. Jadi perlu diketahui terlebih dahulu sebelum dilakukan pembasmian menggunakan metode tertentu.

Habitat dari rayap kayu basah sendiri berada di pepohonan dan tanaman busuk. Sementara rayap tanah tentu memiliki sarang di ranah. Lain halnya pada jenis rayap kering yang hidup di perabotan kayu umumnya di rumah tangga. Spesies ini sering Anda temui ketika di dalam bangunan.

Umumnya sarang dari rayap kayu basah dan tanah akan lebih mudah dijumpai dan diidentifikasi lantaran tandanya memang lebih jelas. Keduanya meninggalkan jejak cukup kentara. Lain halnya pada rayap kering dimana menyembunyikan sarangnya dan terus menerus menggerogoti struktur bangunan.

Kenali Kotoran Rayap Kayu Kering agar Bisa Basmi Rayap

Jenis rayap yang umum dijumpai di dalam bangunan yaitu rayap kayu kering. Spesies ini memang sering hidup di perabotan rumah tangga seperti almari, rak, meja dan lainnya. Jadi kotorannya ini bisa Anda jadikan sebagai gejala serangan dari hama tersebut bahwa sudah memiliki sarang.

Biasanya rayap kayu kering akan meninggalkan jejak dalam bentuk fross atau berupa kotorannya. Mereka bisa mencari makan sekaligus dengan membuat terowongan sebagai sarangnya. Jadi hal ini menjadi tanda bahwa hama satu ini sudah berbentuk koloni sehingga jumlahnya juga kian banyaj.

Jadi bagi Anda yang sudah menemukan adanya fross ini maka alangkah lebih baik jika segera cepat diatasi. Pembasmian dapat dilakukan dengan mandiri atau menggunakan jasa penyedia fumigasi demi hasil optimal.
Sebelum menggunakan jasa basmi rayap, memang lebih baik untuk mengenali jenisnya terlebih dahulu. Hal ini akan berpengaruh pada cara pembasmiannya. Jadi manfaatkan layanan konsultasi dan survey lokasi dari tiap perusahaan tersebut.

Tips Pilih Bahan Kimia dari Jasa Penyemprotan Disinfektan

Bagi Anda yang memutuskan untuk melakukan semprot disinfeksi secara mandiri tentu akan dibingungkan dengan pemilihan bahan kimia. Menariknya kini beberapa perusahaan jasa penyemprotan disinfektan telah memberikan tips sebelum memilihnya. Berikut ulasannya:

Tips Pilih Bahan Kimia untuk Disinfektan yang Aman ala Jasa Penyemprotan Disinfektan
Disinfektan ini dibuat dari beberapa campuran bahan kimia dimana di antaranya memiliki resiko bahayanya sendiri. Bagi Anda yang sadar akan hal ini, maka lebih baik untuk berhati-hati ketika memilihnya agar meminimalkan bahaya baru terutama bagi orang sekitar.

1. Sesuai dengan Tuuan
Anda perlu mengetahui bahwa beberapa kandungan di dalam disinfektan ini memiliki fungsi yang berbeda-beda. Kegunaannya memang sama-sama untuk disinfeksi namun tujuannya harus disesuaikan pada target penyemprotannya misalnya tempat lembab atau bahan berbahan kayu.
Jadi Anda perlu mengecek ulang apakah tujuan penyemprotan sudah sesuai dengan pembelian bahan kimia tersebut. Jangan membeli produk yang kurang tepat karena bisa saja malah merusak barang yang akan disemprot.

2. Sesuai dengan Biaya
Tidak hanya menyesuaikan dengan target penyemprotannya, Anda perlu memperhatikan berapa biaya yang dianggarkan untuk langkah disinfeksi ini. Banyak dari bahan kimia ini dijual dalam harga tinggi namun benar-benar memiliki efek optimal dalam membasmi mikroorganisme patogen.
Kembali lagi pada kemampuan budget yang Anda miliki sebelum membelinya. Jangan memilih bahan kimia dengan harga tinggi jika benar-benar belum mampu membelinya. Perlu diketahui bahwa cairan disinfektan juga banyak ditawarkan cukup murah di pasaran.

3. Mengecek Label pada Kemasan
Anda perlu memastikan jika membeli bahan kimia yang sudah memiliki label secara detail pada kemasannya. Umumnya informasi terkait komposisi dan tanggal kadaluwarsa akan tertulis dengan lengkap. Sebagai pembeli, seharusnya mengecek berapa kadar aman untuk penggunaannya.

Anda perlu mengenali apa saja tanda peringatan yang ada pada kemasan. Jangan ragu untuk menanyakan kepada produsen mengenai simbol-simbol tersebut. Hal ini bertujuan agar mampu mengetahui langkah pencegahan dan penanganan pertama apabila terpapar pada kulit.

Ketiga tips di atas dapat Anda terapkan pada saat memilih bahan kimia jika ingin melakukan disinfeksi secara mandiri. Memang lebih baik apabila menggunakan jasa penyemprotan disinfektan demi pengerjaan yang lebih aman.